Sesungguhnya yang mengancam keutuhan rumah tangga ialah mengulang-ulang kesalahan, mencari-cari kekurangan, dan membesar-besarkan masalah. Namun, apa yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri ketika terjadi pertengkaran dan perselisihan ? Perceraian adalah jalan terakhir yang bisa ditempuh untuk mengakhiri prahara dalam rumah tangga. Dalam pandangan Islam, cerai adalah perbuatan yang tidak disenangi Allah, tetapi diperbolehkan. Lho, bagaimana maksudnya? Bahwa sejatinya Allah tak menyukai jika sebuah rumah tangga diakhiri dengan perceraian. Rumah tangga Rasulullah merupakan salah satu teladan yang perlu dicontoh. Bagaimana beliau selalu berusaha untuk adil sebagai seorang suami, dan bijaksana menghadapi problematika rumah tangga. Tulisan ini bertujuan untuk melihat problematika rumah tangga yang dihadapi nabi Muhammad SAW lalu bagaimana pula metode Nabi dalam Dalam panggung kehidupan rumah tangga, setan akan menciptakan ombak, gelombang, meninggikan karang, dan menyembunyikan gunung-gunung es. Itu semua mampu meluluhlantakkan rumah tangga, memisahkan suami dan istri. Said bin Musayyib berkata, "Strategi setan sebelum menikah dan setelah menikah berbeda. 1) Tujuan mendasar membentuk keluarga belum difahami. Sebagian pasangan hanya menikah dengan bermodal cinta, tidak disertai dengan bekal ilmu yang cukup untuk menjalani kehidupan pernikahan. Akibatnya ketika dilanda sedikit goncangan yang terpikir adalah mengambil jalan pintas; cerai. Padahal sebagai sebuah ibadah pernikahan memiliki tujuan mulia. Apa Itu Prahara Rumah Tangga? Prahara rumah tangga artinya adalah konflik atau perselisihan yang terjadi di antara anggota keluarga dalam sebuah rumah tangga. Konflik tersebut bisa berasal dari berbagai masalah, mulai dari perbedaan pendapat, gaya hidup, kebiasaan, sampai dengan masalah keuangan. prahara : prahara, huru-hara (menguaktabirsejarah.blogspot.co.id — Dr. Purwadi, M.Hum — Eko Priyo Purnomo, SIP) Definisi ? prahara : kb, angin ribut, badai topan yang menimbulkan bencana. 5 kunci sukses yang harus dilaksanakan oleh pasangan suami istri, untuk terhindar dari dahsyatnya badai rumah tangga adalah sebagai berikut: 1. Niatkan nikah sekali untuk selamanya. Luruskanlah niat pada setiap pasangan, bahwa tujuan membina rumah tangga adalah untuk terwujudnya keluarga yang kekal abadi di dunia maupun di alam setelah kematian. Ada dua tips untuk ibu-ibu salihah agar prahara tersebut tak makin membesar, yaitu diam dan tak diam. Prahara rumah tangga memang bertingkat-tingkat. Namun seringkali, yang kecil-kecil bisa menjadi besar dan memalukan karena perkara diam dan tak diam ini. Saat ego berkurang dan melemah, perhatian yang terpusat pada diri sendiri pun akan beralih ke pandangan kepada orang lain. Menurut 'urafa, cinta adalah eleksir (obat serbaguna/ramuan) dan kibrit ahmar (korek api yang paling merah). Cinta mampu membuat apapun yang dipegang oleh pencinta berubah menjadi emas. ChrVd0G.