6 Kupat Tahu. Kuliner khas Magelang yang terdiri dari kupat, tahu dan campuran lain seperti bawang goreng, daun seledri, kubis, tauge, bakwan, saus kacang serta kecap ini adalah makanan paling wajib disantap. Kuliner ini sendiri termasuk menu yang sangat mudah ditemukan baik di warung makan ataupun gerobak.
Gilingmenggunakan mesin penggiing hingga menjadi lembaran-lembaran panjang. Potong lembaran tersebut dan gulung membentuk lingkaran penuh dengan panjang sekitar 10cm Potong gulungan menggunakan gunting menjadi lebih kecil menyerupai makaroni. Diamkan selama semalam/diangin-anginkan tanpa terkena sinar matahari.
J7yhg. BNews–KULINER– Mungkin bagi yang suka bepergian ke daerah Magelang, pasti sudah tidak asing mendengar kuliner berjenis camilan satu ini. Namanya kalau di Magelang adalah “Pothil”. Ya, pothil merupakan camilan yang juga sering dijadikan oleh-oleh khas dari daerah Magelang. Di daerah asalnya, kata Pothil justru jarang terdengar. Hal ini dikarenakan dalam Bahasa Jawa Magelang, pothil lebih terbaca pothel. Pothil ini juga banyak yang mengatakan menjadi musuh’ orang-orang yang memiliki masalah pada kekuatan giginya. Wajar saja, karena camilan pothil sendiri memiliki karakter yang cukup keras. Dikutip dari berbagai sumber, camilan ini berbahan dasar ketela yang dicampur dengan tumbukan ketumbar. Hal ini untuk memperkuat rasa agar lebih gurih dan nikmat kerabat muda. Camilan ini dapat dijumpai di pasar-pasar tradisonal atau di toko pusat oleh-oleh nih kerabat muda. Rasa yang gurih dan renyah menjadi tak heran mengapa camilan ini selalu laris di pasaran. Bahan dasar dari pothil sendiri yaitu singkong. Singkong dikupas lalu dicuci dengan bersih setelah dicuci bersih singkong diparut dengan parutan mesin agar memperingan pekerjaan. Setelah di parut halus parutan singkong lalu didiamkan kurang lebih 3-5 hari. Setalah didiamkan parutan singkong dicampur dengan tepung pati dan bumbu yang dihaluskan yaitu bawang putih, ketumbar, dan garam secukupnya. Lalu setelah dicampurkan adonan dibentuk seperti cincin dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari bambu. Setelah dibentuk dengan cetakan adonan ditata rapih diatas nampan yang didiamkan untuk siap digoreng. Setelah itu pothil digoreng hingga keemasan lantas setelah matang pothil dikemas dalam kemasan plastik berukuran 1 kg. Harga pothil di kisaran Rp sampai Rp per kilogram. Pothil sendiri memiliki tekstur yang agak keras namun renyah membuat pothil menjadi salah satu cemilan khas menjadi alasan para wisatawan untuk memburu cemilan renyah dan gurih ini. *
Kue Pohulpohul atau Itak Pohulpohul adalah makanan ringan khas tradisional Batak yang berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara. Bentuknya seperti kepalan jari tangan mirip Itak Gurgur karena alat cetaknya cukup serdahana yakni kepalan jari tangan. Itulah sebabnya disebut "pohulpohul" kepalan. Pohulpohul ada dua jenis namun bentuknya tetap sama, yakni yang mentah dan yang dikukus. Kue pohulpohul ini mengandung gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin B1, B2, B3, B6, zat besi, kalsium, lemak, omega 3, dan serat. Bahan - bahan / Ingredients 800 gr tepung beras baru buat sendiri atau digilingkan 4 sdt garam 4 sdm gula putih 2 kelapa, parut bagian putihnya saja 1/2 kg gula merah, potong-potong kecil Cara membuat Campurkan tepung beras, kelapa parut garam dan gula putih. Aduk rata. Sampai tahap ini dinamakan Itak Gurgur dan sudah bisa dimakan mentah setelah dicampur dengan gula merah. Untuk membuatnya menjadi Pohul pohul, campuran Itak Gurgur dikukus namun sebelumnya dikepal-kepal sampai padat sehingga berbentuk genggaman, proses inilah kue bisa disebut pohul-pohul. Sumber